Resume Artikel Ilmiah “ISLAMIC FAMILY LAW REFORM IN THE POST-ARAB SPRING TUNISIA: Between Liberalism and Conservatism”
Artikel ilmiah berjudul "Islamic Family Law Reform in the Post-Arab Spring Tunisia: Between Liberalism and Conservatism" membahas reformasi hukum keluarga Islam di Tunisia setelah Arab Spring, yang berada di persimpangan antara liberalisme dan konservatisme. Tunisia mengalami perubahan signifikan setelah revolusi Arab Spring yang menggulingkan rezim otoriter Zine El Abidine Ben Ali. Reformasi ini membawa Tunisia menuju demokrasi yang lebih inklusif dan mempromosikan hak-hak kebebasan berpendapat. Artikel ini berfokus pada reformasi hukum keluarga Islam yang diprakarsai oleh Presiden Tunisia saat itu, Mohamed Beji Caid Essebsi. Salah satu langkah reformasi yang paling menonjol adalah pengesahan undang-undang yang memperbolehkan wanita Muslim Tunisia menikah dengan pria non-Muslim. Ini menandai liberalisasi yang signifikan dalam hukum keluarga Islam di Tunisia, yang sebelumnya melarang pernikahan beda agama. Namun, upaya liberalisasi ini tidak sepenuhnya berhasil. Salah satu pr...